Your friend ery muhtar has invited you to join Gaia Online!

Gaia Online
Hey! Do you enjoy fun?
Your friend ery muhtar has invited you to join Gaia Online, where you can create an avatar, play games, watch movies and hang out with millions of members-all for free!
Your friend's avatar erymuhtar
Come hang out with me!
To accept ery muhtar's invitation, just follow this link.
If you hate fun, please ignore this message and resume staring at the wall.
No! Don't send me stuff!
Don't want any more invites? Click here to block them.
Take me to Gaia

To unsubscribe from all emails from Gaia Online, click here.

Privacy Policy    Terms of Services

Gaia Online and all images associated with GAIA Online are © Copyright 2003 - 2009 Gaia Interactive, Inc. All Rights Reserved
Gaia Online P.O. Box 612680 San Jose, CA 95161-2680

reincarnation..?

He (old man) said, "Live with them".. there is no re-incarnation.. everything live only have one cycle, including time. Blood bring a lot of memmory about ancestor, about father who's sleep in your vein.. rest with other that once live. Understand yourself not alone, you know them.. you feel before and flow as you ever been through. Wake up child, you have a gift to share..

trying to post my image to blog.. mobile!

the second trial, hopefully would preview the image. i'm attach it on email - take by venera mobilephone directly upload.

testing pertama dengan voyager

it's work babe! uhuy! (^_^)

Browsing - browsing hari ini telah menuntunku kepada cerita ini, aku menyukainya dan re-post kembali dari blog - blog lain yang juga terinspirasi (coba googling : cinta laki laki biasa)

Cerpen: Cinta Laki-Laki Biasa
Karya Asma Nadia dari kumpulan cerpen Cinta Laki-laki Biasa

Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia
mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang,
hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi
bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan
Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.

Kenapa? Tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan.

Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari
sidang yang baru saja berlalu. Suasana sore di kampus sepi.
Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu.

Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya berpijar bagaikan
lampu neon limabelas watt. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yg barangkali
beterbangan di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka. Semua
menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Ia hanya menarik
nafas, mencoba bicara dan? menyadari, dia tak punya kata-kata!

Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban, alasan detil
dan spesifik, kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian
di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap.
Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan
Rafli untuk melamarnya. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat
karena semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab
kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut mereka.

Kamu pasti bercanda!

Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakak tertua,
disusul senyum serupa dari kakak nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa
dan Mama membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika mengira Nania
bercanda.

Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan keponakan-keponakan Nania yang
balita melongo dengan gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania!

Nania serius! tegasnya sambil menebak-nebak, apa lucunya jika Rafli memang melamarnya.

Tidak ada yang lucu, suara Papa tegas, Papa hanya tidak mengira
Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik!

Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda
baik. Perkiraan Nania tidak sepenuhnya benar sebab setelah itu
berpasang-pasang mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh
selidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang duduk layaknya pesakitan.

Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan? Mama mengambil inisiatif
bicara, masih seperti biasa dengan nada penuh wibawa, maksud Mama siapa
saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya tidak harus iya, toh?

Nania terkesima.

Kenapa?

Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik.

Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai dari ajang busana,
sampai lomba beladiri. Kamu juga juara debat bahasa Inggris, juara baca
puisi seprovinsi. Suaramu bagus!

Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih gelar insinyur.
Bakatmu yang lain pun luar biasa. Nania sayang, kamu bisa mendapatkan
laki-laki manapun yang kamu mau!

Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia kasihi, Papa,
kakak-kakak, dan terakhir Mama. Takjub dengan rentetan panjang uraian
mereka atau satu kata ‘kenapa’ yang barusan Nania lontarkan.

Nania Cuma mau Rafli, sahutnya pendek dengan airmata mengambang di kelopak.

Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat
tidak menyukai Rafli. Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah.

Tapi kenapa?

Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan
biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yg amat sangat biasa.

Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka matanya.

Tak ada yang bisa dilihat pada dia, Nania!

Cukup!

Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya ukuran-ukuran duniawi menjadi
parameter kebaikan seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana
tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan seseorang dengan
melihat pencapaiannya hari ini?

Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan membela Rafli.
Barangkali karena Nania memang tidak tahu bagaimana harus membelanya.
Gadis itu tak punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli tampak
‘luar biasa’. Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang telah
menuntun Nania menapaki hidup hingga umur duapuluh tiga. Dan nalurinya
menerima Rafli. Di sampingnya Nania bahagia.

Mereka akhirnya menikah.

***

Setahun pernikahan.

Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih sering berbisik-bisik
di belakang Nania, apa sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya,
Nania masih belum mampu juga menjelaskan kelebihan-kelebihan Rafli agar
tampak di mata mereka.

Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli, begitu besar hingga
Nania bisa merasakannya hanya dari sentuhan tangan, tatapan mata, atau
cara dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat perempuan itu sangat bahagia.

Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta Rafli pada Nania.

Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan.

Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata mereka terlihat tak percaya.

Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu!
Kamu adik kami yang tak hanya cantik, tapi juga pintar!
Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya kehidupan sukses!

Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes. Dan kali ini
dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak boleh meremehkan Rafli.

Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu argumen.

Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak!
Betul. Tapi dia juga tidak ganteng kan?

Rafli juga pintar!
Tidak sepintarmu, Nania.

Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan.
Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu.

Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan kakak-kakaknya, bahwa adik
mereka beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma.

Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli! Kamu sukses, mapan, kamu bahkan
tidak perlu lelaki untuk menghidupimu.

Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua. Padahal adik mereka sudah
menikah dan sebentar lagi punya anak.

Ketika lima tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak juga berhenti.
Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak, satu lelaki dan
satu perempuan. Keduanya menggemaskan. Rafli bekerja lebih rajin setelah
mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu sebab gaji Nania lebih
dari cukup untuk hidup senang. Tak apa, kata lelaki itu, ketika Nania
memintanya untuk tidak terlalu memforsir diri. Gaji Nania cukup, maksud
Nania jika digabungkan dengan gaji Abang.

Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi dia tak perlu
khawatir sebab suaminya yang berjiwa besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik..

Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga. Ya? Lalu dia mengelus
pipi Nania dan mendaratkan kecupan lembut. Saat itu sesuatu seperti
kejutan listrik menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah.

Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia!

Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari keluarga biasa,
dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji
yang amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania. Sebab ketika
bahagia, alasan-alasan menjadi tidak penting.

Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania di kantor semakin
gemilang, uang mengalir begitu mudah, rumah Nania besar, anak-anak pintar
dan lucu, dan Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan itu berada di puncak!

Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli melintas dan
bergandengan mesra. Bisik orang-orang di kantor, bisik tetangga kanan dan
kiri, bisik saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama.

Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik.
Cantik ya? dan kaya!

Tak imbang!

Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang pun masih, tapi Nania
belajar untuk bersikap cuek tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan
bahagia yang kian membukit dari hari ke hari.

Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum bergeser dari puncak.
Anak-anak semakin besar. Nania mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu
itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau membuat Nania menangis.

***

Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah lewat dua minggu dari waktunya.

Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua, Nania. Harus segera dikeluarkan!

Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan sejenis obat ke
dalam rahim Nania. Obat itu akan menimbulkan kontraksi hebat hingga
perempuan itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya normal,
hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera melihat si kecil.

Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di rumah sakit. Hanya
waktu-waktu shalat lelaki itu meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan
menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara kakak-kakak serta
orangtua Nania belum satu pun yang datang.

Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan jam setelah obat
pertama, Nania tak menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan
melilit sudah dirasakan Nania per lima menit, lalu tiga menit. Tapi
pembukaan berjalan lambat sekali.

Baru pembukaan satu.
Belum ada perubahan, Bu.
Sudah bertambah sedikit, kata seorang suster empat jam kemudian
menyemaikan harapan.

Sekarang pembukaan satu lebih sedikit. Nania dan Rafli berpandangan.
Mereka sepakat suster terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor
yang tinggi.

Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua. Ketika pembukaan pecah,
didahului keluarnya darah, mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu
kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah. Perkiraan mereka meleset.

Masih pembukaan dua, Pak!
Rafli tercengang. Cemas. Nania tak bisa menghibur karena rasa sakit yang
sudah tak sanggup lagi ditanggungnya. Kondisi perempuan itu makin payah.
Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya.

Bang?
Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri memperjuangkan dua kehidupan.

Dokter?

Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali pusar.

Mungkin?
Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi kalau begitu?
Bagaimana jika terlambat?

Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir kekhawatiran. Ia senang
karena Rafli tidak melepaskan genggaman tangannya hingga ke pintu kamar
operasi. Ia tak suka merasa sendiri lebih awal.

Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba putih. Sebuah sekat
ditaruh di perutnya hingga dia tidak bisa menyaksikan ketrampilan
dokter-dokter itu. Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam
perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun. Kesadarannya naik-turun. Terakhir,
telinga perempuan itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya,
dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum kemudian dia tak sadarkan diri.

Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa menciumnya. Bibir
lelaki itu tak berhenti melafalkan zikir.

Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania mendekat.

Pendarahan hebat!

Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap, berwarna merah.
Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan entah bagaimana
pecah! Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.

Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu lama sekali.
Saudara-saudara Nania menyimpan isak, sambil menenangkan orangtua mereka.

Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda. Lelaki itu tercenung
beberapa saat, ada rasa cemas yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya
dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat seperti kanker.

Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania.

***

Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli bolak-balik dari
kediamannya ke rumah sakit. Ia harus membagi perhatian bagi Nania dan juga
anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si kecil. Bayi itu
sungguh menakjubkan, fisiknya sangat kuat, juga daya hisapnya. Tidak
sampai empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang.

Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut menunggui Nania di
rumah sakit, sesekali mereka ke rumah dan melihat perkembangan si kecil.
Walau tak banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga Nania
dengan Rafli.

Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah meninggalkan rumah
sakit, kecuali untuk melihat anak-anak di rumah. Syukurnya pihak
perusahaan tempat Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh,
dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan.

Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam. Dibawanya sebuah Quran
kecil, dibacakannya dekat telinga Nania yang terbaring di ruang ICU.
Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan menjenguk sanak famili
mereka, melihat lelaki dengan penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan bercanda mesra..

Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa merasakan kehadirannya.

Nania, bangun, Cinta?
Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil mencium tangan, pipi dan
kening istrinya yang cantik.

Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai pesimis dan
berfikir untuk pasrah, Rafli masih berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit,
mengaji dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra. Kadang
lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania ke rumah sakit dan
membacanya dengan suara pelan. Memberikan tambahan di bagian ini dan itu.
Sambil tak bosan-bosannya berbisik, Nania, bangun, Cinta?
Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan permohonan.
Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi soal. Asalkan dia bisa melihat lagi
cahaya di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang menjadi sumber
semangat bagi orang-orang di sekitarnya, bagi Rafli.

Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak merindukan ibunya.
Di luar itu Rafli tak memedulikan yang lain, tidak wajahnya yang lama tak
bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat sering lupa makan.

Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias perempuan itu di mata,
gerak bibir, kernyitan kening, serta gerakan-gerakan kecil lain di
wajahnya yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama.

Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania sadar dan wajah
penat Rafli adalah yang pertama ditangkap matanya.

Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam tangan Nania dan
mendekapkannya ke dadanya, mengucapkan syukur berulang-ulang dengan
airmata yang meleleh.

Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi.

Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa.
Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama sebelas tahun
terakhir. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke
sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu
cepat-cepat menuju rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja
datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta.

Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur.
Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur.
Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan
itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh?

Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu
meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan
paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli.

Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar.
Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran,
nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti
juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun.

Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di
sekitarnya. Mereka semua yang menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli yang
berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari. Masih dengan senyum
hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat.

Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di
jalan, juga tetangga-tetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas
hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua
berbisik-bisik.

Baik banget suaminya!
Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!

Nania beruntung!
Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya.

Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya
memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam!

Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga orang, Papa dan Mama.

Bisik-bisik yang serupa dengungan dan sempat membuat Nania makin
frustrasi, merasa tak berani, merasa?

Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu kemudian. Orang-orang
di luar mereka memang tetap berbisik-bisik, barangkali selamanya akan selalu
begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu kini berbeda bunyi?

Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain basket dengan ayah
mereka.. Sesekali perempuan itu ikut tergelak melihat kocak permainan.

Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania menghitung-hitung semua,
anak-anak yang beranjak dewasa, rumah besar yang mereka tempati,
kehidupan yang lebih dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak berfungsi
sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama karena usia, meski karir
telah direbut takdir dari tangannya.

Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa
yang tak pernah berubah, untuk Nania.

Seperti yg diceritakan oleh seorang sahabat..

- Asma Nadia -

Yes you can!



Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang
dibuatnya:
“Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali
selama setahun?”
“Ha?,” kata jam terperanjat, “Mana sanggup saya?”
“Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?”
“Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping
seperti ini?” jawab jam penuh keraguan.
“Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?”
“Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu” tetap saja
jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam;
“Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?”
“Naaaah, kalau yang ini, aku sanggup!” kata jam dengan penuh antusias.
Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.

Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar
biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa
henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali dalam setahun.

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu
terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita
teryata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan
sekalipun.

fwrd dari milis tekno 2000

Ya Allah, terimakasih untuk hari ini. "Alhamdulillah" (^__^)


Senin, 18 Agustus 2009


Sudah dua hari ini mata sebelah kanan kedutan, kata orang bilang (googling) akan
dapat keberuntungan.. sepertinya begitu. Tapi bagiku mata ini cuma mata, yang mengirimkan sinyal cahaya ke otak. Agak rumit ceritanya seandainya terlalu banyak melihat kaki putih mulus di PVJ dan Ciwalk. Kata K'deden itu namanya leg show, pikirku mumpung belum puasa jadinya puas - puasin aja deh (^__^). Kunjungan ke Ciwalk dan PVJ tentu bukan tanpa alasan, walau tanpa perencanaan yang matang; aku, k'deden, iwa, inul, erik berangkat dengan maksud mengambil gambar sebanyak - banyaknya untuk vidclip Auvie - Tak bisaku (mendua). Dua mobil kami konvoy menuju ciwalk, mobil diparkir di premier menghindari macet long week end ini.

Saya sebenarnya bingung, baru saja boneka dibeli kemarin dan hari ini meraih progres.. agak riskan apabila ditargetkan. Jadinya aku sampaikan kepada teman - teman bahwa kali ini kita have fun \(^__^)/ , kita coba pemanasan untuk project yang sebenarnya.. . Tetap stick to progress, so tetep kudu ada rencana. Sambil pemanasan photo - photo, i'm thinking about the climax.. ketika pino terus menerus berpindah tangan dari satu cewek ke cewek lainnya. Dibutuhkan banyak sekali stockshot ini, mulailah kami mencari.

Ciwalk meriah dengan atribut kemerdekaan RI, di lapangan utama berdiri panggung.. mempersiapkan lomba - lomba seru selain balap kerupuk atau makan karung (hahaha.. kata yudi di status fesbuknya hari ini). Convoy pegawai dan caravan menjadi hingar bingar ciwalk disambut senyum dan keceriaan pengunjung. Sepertinya mall ini menjadi tempat favorite mereka membelanjakan waktu luangnya. Begitu juga dengan aku, walaupun tidak sepenuhnya luang tapi cukup terhibur dengan kemeriahan ini. Cukup lama tidak berbaur dengan keramaian.

Misi kali ini adalah mencari cewek cantik, bukan untuk diperalat untuk menjadi kekasih melainkan menjadi model cerita vidclip yang bertajuk "The Last Pinochio". Lama berkutat di depan meja dengan fesbuk dan blog dan segudang perencanaan bisnis, kali ini harus merayu wanita cantik untuk terlibat dalam skenario. Otakku belum spenuhnya tune dengan kondisi ini.. sampai kemudian inul berkelakar dengan seriusnya.. dia menghapiri segerombolan cowok gagah dan memintanya berfoto dengan si pino.. wkwkwkwkw.. iwa, k'deden, gw dan erik langsung kabur pura - pura tidak kenal..hahaha. Salut buat dia (^__^). Saat itu aku telah siap dengan lapangan.

Menurutku yang paling mudah dan menyenangkan adalah menghampiri segerombolan siswi pelajar, yang kebetulan ada di depanku. Aku hampiri dia untuk membujukkan membantuku, awalnya kami sama - sama malu - malu, sampai kemudian kamera inul dan iwa tidak berhenti - hentinya menghantam si pino sebagai pusat objeknya. Hasilnya bagus, walaupun cuaca tidak secerah pagi hari. Kami menangkap emosi yang terpancar dari mereka dengan baik, iwa sudah banyak kemajuan dari sebelumnya. Well done. Kami bertukar alamat facebook, coz i will tag the pictures for them. They are nice, sweet and beautifull. So fresh and make me fresh also.. heuheuheu.

Next kami menyusuri lagi tempat lain, di broadway. Kami bertemu levy dan dina.. dua orang cewek yang cantik sekali.. terutama Levy, senyumnya begitu menawan.. tanpa pikir panjang aku langsung menghampirinya. Sepertinya aku memang terlahir untuk ini, cukup tenang bercengkrama dengan dengan mereka.. mereka juga sepertinya senang.. begitu juga dengan teman - teman kru yang langsung sigap dengan tugasnya .. heuheuheu, smangat bener mereka.. wkakakaka. Seru ;D!

Mereka berdua bener - bener punya talent di acting, nggak pake penjelasan panjang lebar.. nida dan levy seolah - olah sudah menguasainya dengan baik. Padahal mereka masih duduk di Bangku SMP. Salut. Selanjutnya tetep.. heuheu, pendekatan personal.. minta alamat fesbuk alesannya buat tag photo.. hahaha. But i'm like her to be the model of this video clip, mudah - mudahan aja dia mau (^__^). Amien.

Setelah itu kami brainstorming di Braga, mencari - cari tempat display toko boneka yang punya andil kuat dalam cerita (di awal dan diakhir).. ternyata toko - toko disana pada tutup, yah.. but tetep kita simulasiin aja. Senangnya kalo banyak yang terlibat, unsur kreatif cepat sekali terkumpul.. diskusi mengalir dan gambaran - gambaran vidclip mulai terlihat jelas di dalam pikiranku. The song keep playing while they help me to find the image. Good.

Setelah makan di foodcourt BCW, kami langsung berangkat ke PVJ. Sudah masuk magrib, cahaya hanya mengandalkan penerangan kuning yang memberikan kesan dove, tungsten.. dan tetap kreatifitas tidak berhenti disini. Aku pikir hari masih pagi untuk stuck, apalagi iwa begitu smangat mengarahkan kreatifitasnya begitu baik. So aku dengan senang hati menerima masukan dari iwa dan k'deden. Gambarannya mulai jelas, kecuali ketika salah satu tokoh anak kecil membenci si pino.. hahaha.. waktu masih banyak, lain waktu akan dipikirkan kembali. Aku dan iwa terpacu membentuk image, diskusi memang seharusnya seperti ini.. jeprat jepret sana sini.. nungging di tengah keramaian sampai membawa maianan anak2 kesana kemari.. konyol sepertinya, tapi itu sangat menyenangkan. Terutama menyadari ketika orang terheran - heran dengan tingkah laku kami. Just like a kid with so much fun! (^__^)

sesudahnya kami bercanda, levy yang menjadi primadona telah approve friend kami semua. Coment demi komen diselingi dengan humor melupakan waktu yang terus berlalu, mengingatkan telah masuk pukul 8 malam .. dan orang - orang masih menukarkan waktunya dengan kesenangan.. seperti halnya kami. Aku dan teman - teman. Kita cukupkan sampai disini, apalagi erik besok hari masih harus mengantor dengan rutinitasnya. Masih ada waktu, masih ada kebahagiaan yang menanti untuk di syukuri dan dinikmati. Ya Allah, terimakasih untuk hari ini. "Alhamdulillah" (^__^)

i found that if love is blind then why beautifull so importance?





Hani

assalamualaykum Wr.Wb

8:13pmEry

waalaikum salam :):)

8:13pmHani

mas lagi dibandung or lg di bogor?

8:14pmEry

lagi di bandung mbak

8:15pmHani

mas ery lg jomblo ya? boleh tanya g? rasanya pacaran gmn mas?

8:17pmEry

ha? haduh.. kalo tanya rasanya jomblo sih tau (^__^)

hahaha

8:20pmHani

maaf ya mas sebelumnya, kan dari foto mas banyak ceweknya tu, jd otomatis hani menyimpulkan dari beberapa cwk yang ada di foto, pasti ada salah satu yg jd pacar mas ery

8:22pmEry

mereka deket aja mbak, sbagian besar malah sudah punya cowok. Aku temenan saja..

8:26pmHani

ok dech, btw mas ery pinter desain grafis ya?

8:27pmEry

yup :D:D

8:31pmHani

mas kalau aq minta tolong dibuatkan movie maker tentang profil hidup q bs g?

8:32pmEry

profil hidup hani? emang kenapa.. ada apa?

8:34pmHani

ya profil q, cz biasanya kan aq sering ngisi dalam acara2 kemahasiswaan,dan biasanya kita harus memaparkan cv , dari pada cv kan mending movie maker.

8:35pmEry

menurutku itu terlalu berlebihan :):)

lebih baik menggunakan paper aja mbak, aku juga bgitu

tapi kalau minta diajarin bikinnya, insyaallah aku bisa ;);)

8:36pmHani

ok dech, gmn mas ngajarinnya?

8:36pmEry

oh iya ya.. hani khan di pare :(:(

8:37pmHani

capek dech

8:39pmEry

hmm,

8:41pmHani

mas ery aktif di organisasi apa aja?

8:42pmEry

di film aja mbak,

btw, hani udah nikah toh??

baru nyadar .. hehehe :):)

8:44pmHani

belum, kok tanya gitu?

8:44pmEry

lha itu di relationship status..?

married

8:45pmHani

sengaja dipasang seperti itu, aq melakukan itu dengan beberapa pertimbangan yang insya alloh banyak manfaatnya u diriq

8:47pmEry

oh bgitu ya

hmm.. aku juga ah ;D

haha

8:49pmHani

ayo mas berlomba-lomba pasang status married, bagus tu u mas yang banyak dikejar-kejar cewek ...he..he..

8:54pmEry

haha, iya juga ya :D:D

seep

hmm, kalo boleh tau pertimbangannya apa aja?

8:55pmHani

penasaran ya?

sabar

8:55pmEry

ya

8:56pmHani

1.u menghindari teman2 yang sering godain aq.

8:58pmHani

2. hani berada pada lingkungan yang kbanykan laki-laki, insya Alloh lebih aman jika teman2 mengetahui kalau dah nikah, mereka jd g macem2.

8:58pmEry

hmm,

9:01pmHani

3.dan banyak pertmbangan yang lain, tapi ada dampak negatif nya juga , exs: teman2 g da yang dekati kita, sehingga sampai skrng hani blm pernah pacaran, tapi memang hani pnya prinsip g pacaran, pacarannya habis nikah aja he....he

9:01pmEry

ya, km btul :):)

9:02pmHani

mas ery gmn pandangan mas ery terhadap cewek yng pakai jilbab lebar

9:03pmEry

ya aku anggap cowok aja (^__^),

menurutku dengan mengesampingkan itu cowo or cewe, kita kurang lebihnya sama

9:04pmHani

emang mas g pnya tman yang jilbaber ya?

9:05pmEry

dengan cewek berjilbab aku merasa lebih nyaman.. terutama untuk kerja or temen kampus/kuliah

iya, banyak.

sama banyaknya dengan yang tidak jilbab

9:06pmHani

wah aq pikir anti ma cewek-cewek yang pakai jilbab besar, alhamdulillah kalau gitu

9:06pmEry

soal teman/rekan kerja aku memilih cewek berjilbab, tapi kalau mencari pacar/pendamping aku cari yang tidak dijilbab..

9:07pmHani

loh knp mas?

9:07pmEry

aku kurang tau..

9:08pmHani

mas sebenarnya berjilbab tu kewajiban or culture

9:08pmEry

kewajiban

9:10pmHani

kalau itu kewajiban knp mas tidak berusaha u meneyempurnakan dien dengan wanita yang berjilbab, menurutq wanita berjilbab lebih so sweet.he...he..he..

9:11pmEry

iya, btul

mungkin karena aku tidak tumbuh dalam lingkungan yang berjilbab ya..

jadi kadang aku pikir culture yang mewajibkan seperti itu.

9:15pmHani

memang sulit ketika kita memang tidak tumbuh dalam lingkungan yang berjilbab, tapi sebaiknya kita tdk menyalahkan lingkungan yang ada tapi harus sebaliknya merubah lingkungan disekitar kita menjadi lebih baik.

9:19pmEry

iya, walau aku akui kalau masih menilai cewek dari fisiknya..

setidaknya nanti aku mewajibkan istri dan anakku pake jilbab (^__^)

9:25pmHani

dulu aq berfikir bahwa fisik adalah no 1 , tapi setelah aq lbh mengenal Islam akhirnya aq menemukan bahwa seseorang tidak akan bisa dipandang dari luar saja, karena jika Alloh berkehendak untuk mengubah sesuatu maka orang yang cantik maka bisa berbalik menjadi manusia yang menakutkan, tapi jika hati n akhlaq sesorang tu baik maka fisik yang jelek akan tertutupi.

9:27pmEry

iya,

... spechless gw.. heuheu :):)

i found that if love is blind then why beautifull so importance?

9:31pmHani

g tau mas, kecantikan tu relatif banget or subyektif, penting or tidak tu tergantung dari individunya

9:31pmEry

yup, i c that clearly :):)

9:33pmHani

mas dapat pesan dari abiq (om mad) katanya kalau cari istri yang berjilbab ma yang pinter ngaji n sholehah ya

9:33pmEry

iya om, shalehah yang cantik luar dalem.. amien :):)

9:34pmHani

ok

10:49pmHani is offline.

i've found the last pinochio


Minggu, 16 Agustus 2009

Today, everything is just fine.. hmm kecuali hangover yang tidak kunjung hilang juga setelah balik jalan - jalan malam bersama k'deden. Semua orang sibuk berbenah rumah menyambut dirgahayu Republik Indonesia, sedangkan aku terbangun pukul 09.30 .. pertama kalinya terbangun begitu siang, melewatkan kewajiban. Akhir - akhir ini aku malas, tubuhku terlalu banyak ditempa.. olah raga yang beruntun dan pikiran yang tak menentu arah membuat tubuhku menuntut dimanjakan. "Ry, kali - kali kamu urus dirimu sendiri daripada ngurusin orang lain..", terlalu banyak keinginan juga tidak baik.. belakangan ini aku bisa menerima dengan apa yang terjadi, ceuk orang jawa mah "legowo".. haha. Ya, musibah terus saja datang silih berganti mulai dari project trophy yang "ditunda" sampai dengan perseteruan dengan teman.. sempat amnesia juga, tapi untungnya aku rajin mengisi catatan harian. Sebelumnya aku tulis selalu kejadian yang menimpaku setiap harinya dan tidak dipublikasi, tapi hari ini atau mulai hari ini tepatnya.. aku memutuskan untuk menuliskannya di blog. Evaluasi hidupku juga evaluasi untuk orang lain. Tanpa membatasi ruang untukku menulis, aku anggap tidak satupun orang melihat tulisanku ini.

Tidak seperti hari lainnya, hari ini aku melewatkan pagi.. termasuk rutinitas menjaga kebugaran tubuh dan sembahyang. Terlalu banyak pikiran semalam, mulai dari skripsi, cari duit, the agros, teman, hutang (belum bayar sebagian biaya untuk menampilkan trophy di cinemags), how to have fun sampai urusan cewek. Pikiranku sudah penuh dengan masalah, mudah - mudahan tidak ada masalah lagi bikin runyam, Amien .

Tidak seperti biasanya, aku beli masakan jadi di luar. Kali ini ada tamu di rumah, blum lagi perut yang sudah keroncongan. Sarapan pagi ini lengkap dengan kopi dan nasi dingin.. not so bad, i have a friend to share (^__^). Dia
kang deden, datang jauh - jauh dari jakarta, melewatkan banyak waktu bersamaku. Sekembalinya dia juga membuatku fokus berkarya. Kalau tidak dibuat sibuk gini, aku sudah jauh terpuruk. Sibuk yang tak bermanfaat. Minggu sebelumnya kami sudah janji untuk membagi waktu weekend menggarap video musiknya. Sudah sangat terabaikan karena kesibukan masing - masing selama hampir 2 tahun.. (sejak vokalis auvie masih digawangi fitri tropika).

Yang membuatku tidak kehilangan soul-nya, kami selalu teringat dengan soto.. "pokona mah mun ka bandung kita teh kudu nyoto heula.. hahahaha", ujar k'deden, masih aja ingat nyoto sepulang dari ardan dulu.. :)
Kami orang - orang yang hidup dari mimpi dan menghidupkan mimpi tau benar hal kecil selalu menjadi bagian dari pondasi yang besar. Orangnya ramah dan bersahaja. Walaupun wajahnya terlihat lelah dan putus asa, tapi tidak membuatnya berhenti berusaha. Berdua menciptakan kesempatan itu lagi.. dan mudah - mudahan Allah merestui.

Ada 3 (tiga) cerita hari ini : Fesbuk dan Boneka

1. Fesbuk
Semenjak mendaftar speedy sebulan yang lalu.. bisa dibilang aku 24 jam OL nonstop. Diwaktu aku tidur, komputer masih mengunduh film dan program melalui torrent. Setiap hari, satu film selesai di unduh tanpa pernah sempat ditonton kemudian.. mungkin karena terbiasa menonton di bioskop sehingga menonton di rumah begitu membosankan. Bioskop tidak jauh, murah lagi.. . But anyway kembali ke fesbuk, rutinitas pagi selalu saja menyalakan MP3, update email dan fesbuk. Semuanya selalu baru, tetapi kenapa aku tidak? Sudah cukup lama "berlangganan" facebook dan mulai disatroni kejenuhan. Gamesnya juga sudah mulai usang, kebosanan sudah melampaui titik kritisnya disaat harus menunggu banyak hal tentang skrips(h)i(t). Intinya, waktu luangku banyak tersia - sia di depan komputer.. mendengarkan (membaca) curhat, menonton film, terus seperti ini semenjak project trophy ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Tapi di satu sisi, sebenarnya aku terselamatkan dengan "kesibukanku" ini..(^__^), terutama sejak ribut dengan dey dan nawa. Waktu untuk aku bangkit dari keterpurukan hanya butuh 2 minggu, ini lebih cepat daripada sebelumnya.. thanx to fesbuk dan tidak lupa juga teman-sohibku (^o^). Perfectly i'm just fine right now and try to begin what next.

Ada apa di fesbukku hari ini?
The Games was so interesting! yet until yesterday.. sekarang 400 friendlist gw bisa dipastikan adalah allies untuk games facebook, sehingga cukup menyebalkan melihat kegaduhan status yang bersliweran kegilaan mereka di games webbased ini. Terlalu banyak orang asing di FB ini. Dulu aku pikir punya banyak teman menyenangkan, ternyata tidak.. ini membuatku pusing. Terpikir untuk membuat account baru yang lebih selektif personal. Sayang sekali, lagipula akan menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan, meng-add nya kembali satu persatu.. .Tidak lupa aku cek kembali inbox message, berharap teman - teman the dock trophy makin akrab satu sama lain.. dan sepertinya mereka cukup sibuk dengan kegiatannya masing - masing. Yang aku lihat cuma avrie, kiki, iwa, cia, gober ... sisanya ntah kemana.

Kuya seperti biasa membuka obrolan tentang miyabi .. hihi, pagi yang menyenangkan. (^__^). Bagaimana kabarnya "miyabi" ya? ntahlah.. itu bukan urusanku.. dia selalu saja seperti itu. Telpon kalau ada maunya. Iwa juga menyapa, senang mendengar mereka (bersama gober) sedang berusaha memperbaiki keadaan The Dock yang carut marut. Nasib The Dock ada pada tangan mereka.. , maaf aku tidak bisa bantu banyak. Ada saras, ada erik, ada sena, ada k'deden yang iseng dengan BB barunya (^o^).. haha.. jadi kepengen punya BB. Mereka semua menyapaku di fesbuk ini, menyapaku yang sedang mengucilkan diri. :)

Ada satu yang membuatku termenung sejenak tadi siang, melihat update status dan wallnya Ani ke cowoknya tentang annyversary 4 bulanan jadian. Ternyata hubungan mereka sudah begitu mesra..,tidak seperti yang aku kira. Kemudian aku membaca kembali diary yang lalu. Isinya mengejutkan, hahaha.. lebay ;P. (out of record lah.. sorry haha).

Konyol juga ya.. hahaha. Ternyata aku masih kesal dengan sikapnya yang sombong itu.. statusku bertanya :
"if love is blind, why beautifull so importance?", pertanyaan ini tiba - tiba muncul ketika aku membuka kembali blognya di ainiTODAY bertajuk : "kumpulan cerita serem dan mistik - wajah makin cantik rejeki kian seret" .. terposting 2 Agustus yang lalu.. aku sempat memberi komentar.. tidak penting. Yang dia tulis menggambarkan apa yang dia pikirkan, rasanya aneh wanita secantik dia masih memikirkan kecantikan? rejeki? dan mistik? but menurutku wajar saja.. yang membuatku bingung, gaya bahasanya yang "cerewet" kenapa tidak sesuai dengan aslinya? atau hanya di depanku saja?

Penilaian yang paling penting justru tidak pernah ada.. sama sekali dia tidak pernah menunjukkan minatnya secara pribadi kepadaku. Satupun. Kecuali sempat dia mengajakku nonton transformer, walaupun kemudian tidak pernah jadi. Satupun. Ntah itu sekedar ngajak keluar joging, makan, pulang bareng, berenang, nonton, dll ... . Jadi tiba - tiba ingat, dulu pernah aku disuruh menunggu untuk pulang bareng setelah temu buday di kampus setahun yang lalu. Sampai malam dan sepi aku tunggu dia di koridor seperti katanya.. eh dia malah pulang duluan tanpa memberitahu.. ckckckck.. begitu juga dengan nonton transformer.. lewat begitu saja. Anehnya dengan ajakan cowok lain selalu bisa.. dulu aku terkejut melihat dia anak rumahan bisa diajak jalan - jalan jauh trus jadian.. . Terlalu banyak hal yang membuatku kesal dan kecewa bahkan sejak dia di SMA. Perlahan aku kehilangan rasa kepadanya, tak mungkin laki - laki berlabuh pada wanita yang misterius. Tidak mungkin laki - laki memikirkan wanita yang tidak memikirkannya. Tidak mungkin laki - laki mencintai wanita yang tidak mencintainya. Sisi dirinya yang aku tau hanya lewat blog dan
update facebooknya. Dirinya imajiner , tentu tidak kuijinkan menyentuh hatiku, dirinya begitu maya sama seperti fesbuk yang menyapaku.. cieh patetik lebay banget gw yah.. haha.. yang dulu udah ditulis malah ditulis lagi disini. heu,

Salah gw juga yang punya aturan nggak boleh cinlok segala..,
Bisa jadi Ani lelah menungguku, bisa jadi dia resah dengan ketidak pastian, ..tapi aku yakin dia tau aku suka dia, begitu juga dengan teman - temannya. Kadang aku menyesal.. seandainya project trophy aku selesaikan lebih cepat dengan tanpa terlalu banyak mengandalkan teman - teman yang belum berpengalaman.. mungkin saat ini dia tidak perlu "menunggu".
Saat ini aku sudah benar - benar kehabisan "bahan bakar" .. tidak ada lagi semangat untuk menggerakkan passion-ku,.. project ini berhenti ditengah jalan.. sepertinya takkan pernah ada lagi kesempatan.. aku pasrah saja. Beginilah apabila aku mencampur adukkan cinta dan kerjaan.. walau dengan kadar yang sedikit. Tapi aku sudah putuskan untuk tidak mengusiknya sama sekali. Senang akhirnya tau dia bisa seperti layaknya cewek - cewek yang lain, heuheu dulu aku sangka dia lesby (^o^).. nice work kiki, you've make her melting into something.


"Perlahan ry, perlahan.. butuh waktu sampai saatnya sesuatu itu tergantikan (^__^)".. lagipula gen pria ku mulai bergejolak sejak kemarin. Hehe.. project The Last Pinochio asli project cari cewek.. hehehe, i'm not commit work on this project so is nevermind if i'm cinlok.. wkwkwkwkw.. Defenetly i wanna make the best creation music clip i've ever make.

"At this project, i'm not work for money.. i'm work for love.. wakakakaka"
\(^o^)/

Mati satu tumbuh seribu. Heuheu, curiga beuger lagi nih..hihihhi..... Jelas akan kutemukan kecantikan yang menyentuhku dan menyapaku, supaya aku bisa meraihnya - memilikinya. "Cinta itu harus memiliki, kalau tidak memiliki berarti lupakan saja.. hahaha." Cukup sudah lebaynya.. Yuk mari. Forget about fesbuk now, this is too much to tell.

NEXT

2. Boneka.
Sore hari, aku dan kang deden dibantu erik yang dengan rela hati mengantar kami mencari boneka "tokoh utama" musik clip Auvie - Tak bisaku (mendua), "The Last Pinochio Project". Tujuan pertama kami akan menyinggahi PVJ, BIP dan toko boneka yang ada. Yup, di PVJ kami menemukan boneka yang menarik di stand handmade doll PVJ, tetapi begitu terkejutnya aku ketika melihat harganya. Disitu tertera Rp.150.000,- rupiah.. wow mahal sekali! so, kita tetap menyimpan imagenya dan melanjutkan pencarian.

Bertiga kami naik mobil baleno ke Grow samping BIP, disitu k'deden menemukannya. Boneka mungil berambut wol pirang. Begitu lucu, dengan music box di belakang melantunkan musik klasik karya Bethoven.. kepalanya bergerak mengikuti music. Bagus sekali. Begitu lihat aku langsung jatuh cinta..
"ini kang, bonekanya yang ini .. betul..". Sayangnya, boneka ini tinggal satu aku berpikir cukup panjang untuk mengambilnya.. Tanpa banyak tanya, kang deden membelinya seharga Rp65.000,- dan melanjutkan pencarian di Grow dekat ZOE - comiccorner. Ternyata disana juga tidak ada. Melihat wajah pino aku memutuskan untuk menggunakan 1 buah boneka saja. I've found the doll and sure it's gonna be easy.. just like the word said, it was the only one left.. dan yang akan digunakan sebagai "actor" dalam videoclip auvie yang baru - tak bisaku (mendua). Produksinya akan dimulai besok, mulai 17 Agustus 2009.

Bimillahirrohmanirrohim,

Hates live among us.. they are innocent. (but please becarefull what you wish for)



Late tonight, you said so much hates about us. A conversation about you and me that never going over. You make me lust in corner but you kick me while you are laugh. Why and i don't want to know.. you are already make a border across yourself. I just find you beautifully outside.. while i'm know it's just self defense mechanism. I know that everytime you seduced me, you're already fall, yet just night we walk our past tonight. That was i funtime until i'm ruined with so much question. I just forgot that we have different experience, you might see it years after now.. about consequences, about will, about trust, about love and forgiveness that lies beyond our time. That's why i choose silent as an answer, and you're right that emotion needs a proof to be real. I'm just too naive with almost spended time. I'm fail to become what you want 'cause i know you never want me. You hates me with no reason and i don't know.. . Please don't take another mistake, believe me, i'm already fall before you've fall.. . Then it's hurt me when you said you want me to fall while i'm trying to stand you up. Love is confusing, yet until you blended with hates. Maybe it's because i give you too much, but you can't blame me while you accept it .. forgive me. I do understand you tonigh, it's all the answer since i'm fall with you. And i realize, it's just another same mistake again.

How to destroy this world




Ntah kesambet apa, tadi malam aku merencanakan sesuatu yang konyol.. judulnya bagaimana caranya menghancurkan dunia. I'm searching how to.. with alot of question, bersyukur ternyata ada om gogel.. bayangin aja, mulai dari resep ayam rica - rica sampai membuat bom nuklir semuanya ada disini. Defenetly it's hard to get if you want making a nuclear bomb.. all material it's not you always seen at carefour. Shit, i'm trying to figure the other option.. . And let me think about who is "me" .. a human.

Kalau coba googling human di web, akan banyak sekali artikel disana.. . But my question is, kenapa orang mau bunuh diri, atau pake bomb bunuh diri segala kayak di JW.Marriot? Kenapa mereka bisa digerakkan oleh orang lain? atau setidaknya, alasannya apa...? What are they thinking? Too many question, and lead me to nothing.. .

Kemudian aku istirahat sebentar, berkunjung kewarung untuk membeli kopi susu. Sesampainya disana, ternyata sang pemilik warung sedang berdiskusi dengan hebat bersama koleganya. Kemudian aku memesan 5 sachet kopi dan 2 bungkus wafer stick superman.. haha, mengingatkanku akan sesuatu waktu kecil (^__^). Waktu dulu, harga wafer stick 100 rupiah dapat 2, kenapa sekarang satunya 500 rupiah? Bukannya makin hari, harga2 barang makin murah?? ambil contoh komputer dan handphone..? so, pertanyaanku beranjak ke diskusi pemilik warung tadi.. masalahnya sama, uang.. dan uang.. dan uang.. uang lagi.. . Aku duduk disitu bersama mereka sambil menikmati wafer superman.

What is money anyway? setauku, mereka semua menyalahkan pemerintah karena hal ini.. mulai dari hutang pemerintah sampai subsidi yang tidak pada tempatnya. Aku diam saja, menjadi pendengar aktif walau tidak stuju dengan pembicaraan mereka. Sampai satu waktu, aku sadar.. wafer supermanku sudah habis.. dan aku sadar bahwa seharusnya ada 20 waffer, bukan 2 wafer saja. Kemudian aku merasa tidak nyaman.. aku pulang dan langsung mencari "uang" di om gogel. You have to see the history.. dimana ledakan2 krisis dibuat beraturan, aku tidak bisa menjelaskannya.. i just know it. And so i found the answer how to destroy the world.

I. The First, is "Money"
Semua orang tau uang dan bahkan memilikinya. Digunakan sebagai alat tukar semenjak emas tidak lagi dirasa praktis sebagai alat jual beli. Coba bayangkan , untuk membeli rumah sebesar 20 milyar itu artinya harus menggotong emas seberat 100kg. Disatu sisi, ini adalah alat yang sangat menarik karena begitu praktis memfasilitasi segala jenis transaksi mulai yang terkecil beli wafer superman sampai beli rumah mewah. Tapi pertanyaannya.. how the money work? how the money penetrate the civilization? how the money change culture? how the money change ourself..? bagaimana uang merubah value 1 wafer stick yang saya makan tadi.. ?

Guys let's straight to the point, ... just try explain it, what happen if we wake up in the morning and money can't buy anything? What would you do??

This causing error to the people, for example : Indonesia 1998 - asian monetary crysis, and i country in africa that a million money worthed as chicken. There's too much that i've to explain it.. i just wanna make it simple, ... money have... more value than gold. This paper shit causing acceleration among financial, an inflation. As an individual, we lost something called "value".. and drive the community as a field of exploitation. Money is a two side sharp blade, that was good until you cut your own neck.


II. Second, "The Media"

Media try to connect every people on this planet. They called globalization. Somesort, If someone connected to other, it's mean they have being convert. It's no longer him/her self.. . They starting to act/behave like their part. Then they are a fool, consume themself worst than to other. When money causing value attack, media causing moral effect.. . People can't think/behave like them self. Media causing a matter of right & wrong.. and believe me or not, moral got inflation too. If you want make people killing each other then it's simple, just try gather large of group while induced with negative.. ofcourse they would kill each other. So, media have a crutial point to gather people. Larger, mean better. Let's say it fuck you globalization.

All this time, they we're work each other. Ofcourse it would be a controled situation.. how about the third one comes?


III. "The Actor"

He/she just a ordinary human, but the image have to be indestructable, strong, .. a terror. It's easy to get in there, beside he/she have all the money and media to build like this. We just wait him/her, it's called "Dajjal" in the moslem community. .. then you're scared, then you're worship your afraid.


I have the answer of all my question, beberapa aku tulis terperinci setebal 50 halaman dalam skenario : "the worst scenario" for my short movie. Skenarionya cukup mudah, semakin kecil.. maka semakin mudah menghancurkannya. Termasuk diriku sendiri juga bisa.. . The next question is.. "why".. why i have to destroy this world. So i'm search on google.. why? Aku menemukan bahwa, 70% skenario ku ini sudah ditulis beberapa tahun yang lalu oleh orang - orang yahudi dalam rencananya. I'm shock.. . We're all the victim. They have done that before, hudred ages before.. . The plan we're so neat, almost perfect. And match almost 80% with this atmosphere. Just need one element more.. "The Actor"

I'm scared.. . So i search how to counter the plan. How dumb is i'm.. all lead of google comes to Koran - the holy bible of moslem. How to counter it need just 3 plan :

1. First to encounter is, we use gold or other value materia as a tools of exchange. Just like moslem people a long time ago. There would be no inflation. And then, we have to remove bank rate.. thats called "riba". At this age, we could have a million dollar in a single pocket.. think about as we use gold.. it would be a ton to bear. People would repect the value as it weight, how it's burden. The money causing a mathematical effect, .. anyhow you could make a "true" (explanation) about how 1+1=3.

2. The second encounter is, media have a religion. Communication studied that media not also television, radio, internet, facebook.. our body is a media also. They can't be atheis since they have been our boss. We live in media, including earth. Make rules that protect humanity, not media.

3. The last one, we need a leader.. institution it's suck! The system lead us to nothing, this is nothing we could obey without humanism touch. He's a milestone. An Imam. Leader is bigger than country even bear.. the image would even not die in other. A true hero who has vision of justice.. not inflation. And make a border to save people from fall.


Without i realize, this superman wafer stick lead me something more than i could imagine. The Destruction may be can't avoided, but who want to start after the big restart? the good? or evil? An end is always start with a new beginning. Sekarang gw capek, kepala lelah nyut nyudan.. istirahat dulu ah.. why i take it to seriously.. nobody does..